Gambaran Umum Listing Properti di Kunciloka: Tren Harga dan Kategori Oktober 2026

Data listing Kunciloka periode Oktober 2026 menunjukkan dominasi properti dijual dengan median harga Rp4,75 miliar, sementara segmen sewa lebih terjangkau. Simak rincian kategori dan rentang harga untuk membantu Anda memahami pasar saat ini.

03 Okt 2026 4 menit baca

High-angle shot of residential architecture in Chukai, Terengganu, Malaysia, showcasing vibrant rooftops and lush greenery.
Foto: Pok Rie di Pexels

Ringkasan Umum Listing Oktober 2026

Pada periode Oktober 2026, Kunciloka menampilkan total 13 listing properti aktif di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 9 listing merupakan properti dijual dan 4 listing disewakan. Data ini mencerminkan komposisi penawaran yang tersedia di platform, bukan angka transaksi riil.

Median harga keseluruhan listing mencapai Rp1.875.000.000, dengan rentang harga sangat lebar mulai dari Rp6.500.000 hingga Rp28.500.000.000. Perbedaan signifikan ini menunjukkan variasi jenis properti, lokasi, dan kondisi yang ditawarkan.

Median harga per meter persegi untuk semua listing adalah Rp12.500.000. Angka ini memberikan gambaran umum tentang nilai properti per luas bangunan atau tanah, meskipun perlu diingat bahwa setiap kategori memiliki karakteristik berbeda.

  • Total listing: 13 properti
  • Median harga keseluruhan: Rp1.875.000.000
  • Harga terendah: Rp6.500.000
  • Harga tertinggi: Rp28.500.000.000
  • Median harga per m²: Rp12.500.000

Properti Dijual: Dominasi Rumah dan Tanah

Segmen properti dijual mendominasi dengan 9 listing, atau sekitar 69% dari total. Median harga untuk properti dijual adalah Rp4.750.000.000, jauh lebih tinggi dibandingkan properti sewa. Harga terendah untuk properti dijual adalah Rp685.000.000, sementara harga tertinggi mencapai Rp28.500.000.000.

Median harga per meter persegi untuk properti dijual adalah Rp13.194.444, sedikit di atas median keseluruhan. Hal ini wajar karena properti dijual umumnya memiliki nilai aset yang lebih tinggi dan sering kali berupa rumah tapak atau tanah dengan luas signifikan.

Kategori properti dijual yang paling banyak adalah Rumah dengan 4 listing, diikuti Tanah dengan 2 listing. Kategori lain seperti Apartemen, Ruko, dan Villa masing-masing memiliki 1 listing. Komposisi ini menunjukkan bahwa rumah tapak masih menjadi primadona di pasar jual.

  • Jumlah listing dijual: 9
  • Median harga: Rp4.750.000.000
  • Harga terendah: Rp685.000.000
  • Harga tertinggi: Rp28.500.000.000
  • Median per m²: Rp13.194.444
  • Kategori terbanyak: Rumah (4 listing), Tanah (2 listing)

Properti Disewakan: Pilihan Lebih Terjangkau

Segmen sewa memiliki 4 listing aktif, dengan median harga Rp42.000.000 per periode sewa. Harga sewa terendah adalah Rp6.500.000 dan tertinggi Rp480.000.000. Perlu dicatat bahwa harga sewa biasanya dinyatakan per tahun, tetapi bisa juga per bulan tergantung kesepakatan.

Median harga per meter persegi untuk properti disewakan adalah Rp269.318, jauh lebih rendah dibandingkan properti dijual. Ini karena harga sewa mencerminkan biaya penggunaan selama periode tertentu, bukan nilai kepemilikan aset.

Kategori yang disewakan meliputi Kantor, Kondominium, Gudang, dan Apartemen, masing-masing 1 listing. Tidak ada rumah atau tanah yang disewakan dalam periode ini, menunjukkan fokus pasar sewa pada properti komersial dan hunian vertikal.

  • Jumlah listing disewakan: 4
  • Median harga: Rp42.000.000
  • Harga terendah: Rp6.500.000
  • Harga tertinggi: Rp480.000.000
  • Median per m²: Rp269.318
  • Kategori: Kantor, Kondominium, Gudang, Apartemen

Perbandingan Segmen Jual dan Sewa

Perbedaan mencolok antara segmen jual dan sewa terlihat dari median harga: Rp4,75 miliar untuk dijual versus Rp42 juta untuk disewakan. Namun, perbandingan langsung tidak selalu relevan karena satuan harga sewa bisa per tahun atau per bulan, sementara harga jual adalah nilai total aset.

Dari sisi jumlah, properti dijual lebih banyak (9) dibandingkan disewakan (4). Hal ini bisa mengindikasikan bahwa pemilik properti lebih memilih menjual daripada menyewakan, atau permintaan sewa belum terwakili sepenuhnya di platform.

Median harga per meter persegi juga menunjukkan perbedaan besar: Rp13,19 juta untuk dijual dan Rp269 ribu untuk disewakan. Angka sewa per meter persegi yang rendah wajar karena mencakup periode sewa, bukan nilai properti secara keseluruhan.

  • Jumlah listing: 9 dijual vs 4 disewakan
  • Median harga: Rp4,75 miliar vs Rp42 juta
  • Median per m²: Rp13,19 juta vs Rp269 ribu
  • Rentang harga jual lebih lebar dibandingkan sewa

Catatan Penting tentang Data Listing

Seluruh angka dalam artikel ini berasal dari listing yang sedang tayang di Kunciloka pada periode Oktober 2026. Data tersebut bukan merupakan harga transaksi riil, melainkan harga yang dipasang oleh penjual atau pemilik properti.

Harga listing dapat berbeda dengan harga kesepakatan akhir setelah negosiasi. Selain itu, median harga per meter persegi dihitung berdasarkan data yang tersedia dan mungkin tidak mencerminkan seluruh pasar karena jumlah sampel yang terbatas.

Bagi pengguna yang ingin memantau pergerakan pasar, disarankan untuk melihat data historis dan membandingkan dengan periode sebelumnya. Namun, karena jumlah listing saat ini relatif kecil, interpretasi tren harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Sumber: listing aktif Kunciloka, bukan transaksi
  • Harga dapat berubah sewaktu-waktu
  • Jumlah sampel terbatas (13 listing)
  • Gunakan sebagai referensi awal, bukan patokan mutlak

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah data ini mencerminkan harga transaksi properti di Indonesia?

Tidak. Data ini hanya berasal dari listing yang sedang tayang di Kunciloka pada Oktober 2026. Harga transaksi riil bisa berbeda karena dipengaruhi negosiasi, kondisi properti, dan faktor pasar lainnya.

Mengapa median harga properti dijual jauh lebih tinggi daripada disewakan?

Karena harga jual adalah nilai total aset, sedangkan harga sewa adalah biaya penggunaan untuk periode tertentu (biasanya per tahun). Selain itu, properti yang dijual cenderung berupa rumah tapak atau tanah dengan nilai lebih tinggi, sementara yang disewakan lebih banyak properti komersial atau apartemen.

Kategori properti apa yang paling banyak ditawarkan di Kunciloka bulan ini?

Untuk properti dijual, kategori Rumah mendominasi dengan 4 listing, diikuti Tanah dengan 2 listing. Untuk disewakan, masing-masing kategori (Kantor, Kondominium, Gudang, Apartemen) memiliki 1 listing.

Apakah saya bisa menggunakan data ini untuk memprediksi harga properti di masa depan?

Sebaiknya tidak. Data ini hanya gambaran sesaat dari listing aktif dan jumlahnya terbatas. Untuk analisis yang lebih akurat, Anda perlu melihat data historis, tren makroekonomi, dan berkonsultasi dengan profesional properti.

tren pasarlisting propertiharga propertistatistik propertiKuncilokaOktober 2026

Artikel terkait